Porto Yakin Bisa Kalahkan Liverpool di Anfield | Piala Eropa 2020

Sergio Conceicao selaku pelatih Porto memberi penegasan kalau laga hadapi Liverpool bukannlah ajang balas dendam. Tapi dia yakin timnya bisa kalahkan The Reds.

Boleh dibilang Porto merupakan salah satu kuda hitam setelah berhasil memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga Champions musim ini.

Dalam leg pertama babak perempatfinal. Porto akan melawat ke markas Liverpool terlebih dahulu dalam laga yang akan di gelar di Anfield pada Rabu (10/04/19) dini hari nanti.

Menjelang duel nanti. Porto masih dibayangi oleh hasil yang cukup jeblok saat menghadapi tim yang sama di babak enam belas besar Liga Champions musim lalu. Saat itu, Porto tersingkir usai menelan kekalahan agregat 0-5.

Setelah berhasil bermain imbang tanpa gol di Anfield. Porto malah menelan kekalahan telak 0-5 saat menjamu The Reds.

Conceicao sendiri mengaku kegagalan timnya pada musim lalu sudah mereka lupakan. Sang pelatih tahu dengan benar kekuatan dari Liverpool. Tapi dia sudah belajar banyak dari kegagalan pada musim lalu.

“Saya bisa katakan laga kami menghadapi Liverpool kembali bukan merupakan misi untuk membalas dendam, ini adalah pertandingan sepakbola yang memang harus kita jalankan, apa kejadian yang menimpa kami pada musim lalu sudah kami hilangkan dari otak kami, saat itu kami masih lemah sehingga dengan mudah bisa mereka taklukkan.” papar┬áConceicao saat melakukan tele wicara dengan insan pers menjelang laga nanti.

“Kami tidak ada unsur untuk melampiaskan dendam kepada Liverpool, kami hanya ingin menang dan melaju ke fase yang lebih jauh dalam turnamen ini, kami sadar The Reds adalah tim yang benar-benar berkualitas, kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi mereka, saya pikir hanya itu saja.” sambung┬áConceicao.

“Meskipun kami tidak akan diunggulkan dalam laga nanti, namun saya yakin dengan kekuatan tim kami, kita pasti bisa meraih hasil yang sangat positif di Anfield, saya sudah meminta kepada anak buahku untuk bermain dengan maksimal dan jangan melakukan kesalahan, kita pasti bisa menyulitkan mereka.” tutup┬áConceicao. (AK)